Beranda/Blog/Edukasi Gizi

Natrium Tersembunyi Dari Semangkuk Mi Instan Favorit Kamu

Oleh Dimas Ozal · 22 Agustus 2026 · 3 menit baca · Edukasi Gizi

Natrium Tersembunyi Dari Semangkuk Mi Instan Favorit KamuSumber Foto: tempo.co

Satu cup mi instan rasa kaldu sapi, dimakan sebagai sarapan cepat sebelum berangkat kerja — angkanya mungkin mengejutkan: 92% dari anjuran natrium harian, habis dalam satu porsi 66 gram. Bukan dari sebungkus penuh yang dimakan berlebihan, tapi dari satu takaran saji resmi yang tertulis di kemasannya sendiri.

Lima Produk, Data Natrium Sungguhan

Kami menelusuri data natrium lima produk mi instan populer di database AKG-izi — semuanya dari satu takaran saji sesuai label, dibandingkan dengan anjuran batas natrium harian Kementerian Kesehatan RI (2.000 mg, atau sekitar 1 sendok teh garam):

  • Nissin Cup Noodles Rasa Kaldu Sapi — 1.370 mg natrium ≈ 92% anjuran harian (per cup, 66 g)

  • ABC Selera Pedas Mi Instan Cup — 1.200 mg natrium ≈ 84% anjuran harian (per cup, 60 g)

  • Sarimi Mi Instan Goreng Ayam Kecap — 1.170 mg natrium ≈ 78% anjuran harian (per bungkus, 76 g)

  • Nongshim Shin Ramyun Mi Instan Pedas — 1.100 mg natrium ≈ 73% anjuran harian (per takaran saji, 58,5 g dari kemasan 117 g berisi 2 sajian)

  • Indomie Pop Mie Mini Rasa Baso — 600 mg natrium ≈ 40% anjuran harian (per cup mini, 38 g)

Perhatikan Nongshim Shin Ramyun: satu kemasan berisi 2 takaran saji. Kalau dihabiskan sekaligus sebagai satu porsi (yang jamak dilakukan, karena kemasannya terasa seperti “satu porsi” untuk satu orang), natriumnya berlipat jadi sekitar 146% anjuran harian — sudah melewati batas harian hanya dari satu kemasan mi.

Dari Mana Natrium Sebanyak Itu Berasal?

Bukan cuma dari garam dapur biasa. Pada mi instan, natrium tersebar di beberapa komponen:

  • Bumbu bubuk/kecap — sumber terbesar, umumnya mengandung garam dan penguat rasa

  • Penguat rasa seperti MSG (Mononatrium Glutamat) — walau kadar natriumnya per gram lebih rendah dari garam dapur, tetap menyumbang ke total natrium karena mengandung kata “natrium” dalam senyawanya

  • Mi itu sendiri — sebagian resep mi instan menambahkan garam langsung ke adonan untuk tekstur, di luar bumbu terpisah

Bukan Berarti Harus Berhenti Total

Mi instan tetap boleh jadi bagian dari pola makan sesekali — masalah muncul kalau dikonsumsi rutin tanpa menyadari kontribusinya ke total natrium harian. Beberapa cara mengurangi dampaknya tanpa harus berhenti total:

  1. Sisakan sebagian kuah/bumbu — sebagian besar natrium mi instan larut di kuah atau menempel di bumbu cair, bukan di mi-nya sendiri

  2. Kurangi takaran bumbu bubuk — gunakan 70–80% dari sachet, bukan seluruhnya

  3. Imbangi hari itu — kalau sarapan sudah menyumbang >80% anjuran natrium harian, pertimbangkan menu rendah natrium untuk makan siang dan malam di hari yang sama

Penasaran berapa natrium dari camilan atau makanan olahan lain yang biasa Anda konsumsi? Data lengkapnya bisa ditelusuri di katalog produk AKG-izi, termasuk perbandingan berdampingan lewat fitur Perbandingan Produk.