Kamus Gizi & Panduan Bahan Pangan

Ensiklopedia terpercaya untuk memahami setiap istilah informasi nilai gizi, zat aditif pangan (BTP), dan alergen yang tercetak pada label kemasan di Indonesia.

BerandaKamus GiziNatrium / Sodium (Garam)

Natrium / Sodium (Garam)

Status Keamanan
Perlu Dibatasi / Waspada
Batas Asupan Harian (ADI)
Berdasarkan Permenkes RI, batas konsumsi garam yang dianjurkan adalah tidak lebih dari 2.000 mg natrium (setara dengan 5 gram garam atau 1 sendok teh) per orang per hari.
Dasar Regulasi BPOM
Peraturan BPOM No. 26 Tahun 2021 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan dan Peraturan BPOM No. 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan.
Definisi Ringkas
Mineral esensial yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh, namun konsumsi berlebih dalam produk kemasan sering dikaitkan dengan risiko hipertensi.

Penjelasan Lengkap

Natrium adalah mineral yang secara alami ditemukan dalam berbagai bahan pangan dan merupakan komponen utama dari garam dapur (natrium klorida). Dalam industri pangan, natrium ditambahkan tidak hanya sebagai penyedap rasa, tetapi juga sebagai pengawet alami, pengatur tekstur, dan agen pengembang pada produk seperti mi instan, biskuit, makanan ringan, dan saus kemasan. Tubuh manusia memerlukan natrium untuk fungsi saraf dan otot yang optimal, namun kebutuhan harian sebenarnya sangat kecil dibandingkan dengan jumlah yang sering ditemukan dalam produk olahan modern. Di Indonesia, natrium dalam label pangan sering muncul dalam bentuk garam, natrium bikarbonat (pengembang), atau natrium glutamat (penguat rasa). Karena sifatnya yang mengikat air, konsumsi natrium yang tinggi secara terus-menerus dapat meningkatkan volume darah dan memberikan beban kerja ekstra pada jantung serta ginjal. Oleh karena itu, pemahaman terhadap label informasi nilai gizi sangat krusial untuk memantau asupan natrium harian agar tidak melampaui batas aman yang disarankan.

Fungsi dalam Industri Pangan

Berfungsi sebagai penambah cita rasa (flavor enhancer), pengawet alami untuk menghambat pertumbuhan mikroba, serta agen fungsional untuk memperbaiki tekstur dan stabilitas produk olahan.

Fakta Keamanan & Batasan Konsumsi

Fakta Ilmiah & Sisi Positif
  • Esensial untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan hidrasi tubuh.
  • Mendukung transmisi impuls saraf dan kontraksi otot yang normal.
  • Berperan penting dalam keamanan pangan sebagai pengawet alami yang menghambat pembusukan.
Hal yang Perlu Diwaspadai / Batasan
  • Konsumsi berlebih secara kronis merupakan faktor risiko utama hipertensi (tekanan darah tinggi).
  • Dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan gangguan fungsi ginjal pada individu yang sensitif.
  • Sering tersembunyi dalam jumlah tinggi pada makanan ringan dan makanan siap saji yang terasa gurih.