Kamus Gizi & Panduan Bahan Pangan

Ensiklopedia terpercaya untuk memahami setiap istilah informasi nilai gizi, zat aditif pangan (BTP), dan alergen yang tercetak pada label kemasan di Indonesia.

BerandaKamus GiziAmmonium Bikarbonat

Ammonium Bikarbonat

Status Keamanan
Netral / Fungsional
Batas Asupan Harian (ADI)
Tidak ada batasan ADI (Acceptable Daily Intake) spesifik yang ketat karena penggunaannya dibatasi oleh prinsip 'Cara Produksi Pangan yang Baik' (GMP), di mana jumlah yang digunakan hanya sebatas yang diperlukan untuk mencapai efek teknis.
Dasar Regulasi BPOM
Peraturan BPOM No. 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan.
Definisi Ringkas
Bahan tambahan pangan yang berfungsi sebagai pengembang adonan (leavening agent) untuk menghasilkan tekstur renyah pada produk biskuit dan kue kering.

Penjelasan Lengkap

Ammonium bikarbonat adalah senyawa kimia yang digunakan dalam industri pangan sebagai agen pengembang. Saat dipanaskan selama proses pemanggangan, senyawa ini terurai menjadi gas karbon dioksida, amonia, dan uap air. Gas-gas tersebut terperangkap dalam adonan, menciptakan rongga udara kecil yang memberikan tekstur ringan, renyah, dan garing pada produk akhir seperti biskuit, kerupuk, atau kue kering.

Fungsi dalam Industri Pangan

Berfungsi sebagai pengembang (leavening agent) yang sangat efektif untuk produk yang dipanggang dengan kadar air rendah, karena gas amonia akan menguap sepenuhnya selama proses pemanggangan suhu tinggi.

Fakta Keamanan & Batasan Konsumsi

Fakta Ilmiah & Sisi Positif
  • Mampu menghasilkan tekstur yang sangat renyah dan garing pada produk biskuit.
  • Tidak meninggalkan residu rasa atau bau amonia jika proses pemanggangan dilakukan dengan benar dan suhu yang cukup.
  • Dianggap aman untuk dikonsumsi dalam jumlah yang wajar sesuai dengan standar penggunaan BTP.
Hal yang Perlu Diwaspadai / Batasan
  • Tidak cocok digunakan pada produk yang tebal atau basah karena gas amonia dapat terperangkap dan meninggalkan aroma atau rasa yang tidak sedap.
  • Konsumsi berlebihan dalam bentuk murni atau paparan langsung dalam jumlah besar dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan.
  • Bukan merupakan sumber nutrisi dan hanya berfungsi secara teknis dalam pengolahan pangan.