Kamus Gizi & Panduan Bahan Pangan

Ensiklopedia terpercaya untuk memahami setiap istilah informasi nilai gizi, zat aditif pangan (BTP), dan alergen yang tercetak pada label kemasan di Indonesia.

BerandaKamus GiziTeh Hijau

Teh Hijau

Status Keamanan
Bahan Baik / Esensial
Batas Asupan Harian (ADI)
Tidak ada batasan ADI spesifik karena merupakan bahan pangan alami, namun disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 3-4 cangkir seduhan teh per hari untuk menghindari asupan kafein berlebih.
Dasar Regulasi BPOM
Peraturan BPOM mengenai Kategori Pangan dan Peraturan BPOM mengenai Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Pangan Olahan.
Definisi Ringkas
Bahan alami yang berasal dari daun tanaman Camellia sinensis yang tidak melalui proses oksidasi, kaya akan senyawa antioksidan polifenol.

Penjelasan Lengkap

Dalam industri pangan kemasan, teh hijau sering ditambahkan ke dalam minuman siap minum, produk susu, atau makanan ringan sebagai sumber antioksidan alami. Berbeda dengan teh hitam, teh hijau diproses dengan pemanasan segera setelah dipetik untuk mencegah oksidasi, sehingga mempertahankan kandungan katekin, terutama Epigallocatechin Gallate (EGCG) yang tinggi. Senyawa ini dikenal luas karena aktivitas biologisnya dalam menangkal radikal bebas di dalam tubuh. Penggunaannya dalam produk olahan biasanya bertujuan untuk memberikan profil rasa yang khas sekaligus meningkatkan nilai fungsional produk tersebut. Secara teknis, teh hijau dalam label komposisi bisa berupa bubuk daun kering, seduhan, atau ekstrak pekat yang telah distandarisasi kandungan polifenolnya.

Fungsi dalam Industri Pangan

Sebagai sumber antioksidan alami, pemberi aroma dan rasa khas, serta bahan fungsional untuk meningkatkan nilai kesehatan produk.

Fakta Keamanan & Batasan Konsumsi

Fakta Ilmiah & Sisi Positif
  • Mengandung polifenol (katekin) yang berperan sebagai antioksidan kuat untuk melindungi sel dari kerusakan oksidatif.
  • Dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan mendukung kesehatan kardiovaskular jika dikonsumsi secara rutin dalam jumlah wajar.
  • Merupakan bahan alami yang relatif aman dan telah dikonsumsi secara luas selama berabad-abad.
Hal yang Perlu Diwaspadai / Batasan
  • Mengandung kafein alami yang dapat menyebabkan efek samping seperti sulit tidur atau jantung berdebar pada individu yang sensitif.
  • Konsumsi berlebihan dalam bentuk ekstrak pekat dosis tinggi berpotensi mengganggu penyerapan zat besi dari makanan.
  • Tidak disarankan bagi individu dengan kondisi medis tertentu yang mengharuskan pembatasan asupan kafein secara ketat.