Kamus Gizi & Panduan Bahan Pangan

Ensiklopedia terpercaya untuk memahami setiap istilah informasi nilai gizi, zat aditif pangan (BTP), dan alergen yang tercetak pada label kemasan di Indonesia.

BerandaKamus GiziAlergen Moluska (Cumi, Gurita, Kerang, Tiram)

Alergen Moluska (Cumi, Gurita, Kerang, Tiram)

Status Keamanan
Perlu Dibatasi / Waspada
Batas Asupan Harian (ADI)
Tidak ada batasan ADI spesifik, namun individu dengan alergi harus menghindari konsumsi sama sekali (nol toleransi).
Dasar Regulasi BPOM
Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan (Wajib mencantumkan keterangan alergen).
Definisi Ringkas
Kelompok hewan laut bertubuh lunak yang mengandung protein pemicu reaksi alergi pada individu yang sensitif.

Penjelasan Lengkap

Moluska adalah filum hewan invertebrata yang mencakup berbagai jenis kerang-kerangan, cumi-cumi, gurita, dan siput laut. Dalam konteks keamanan pangan, moluska diklasifikasikan sebagai alergen utama karena mengandung protein spesifik seperti tropomyosin yang dapat memicu respons imun berlebihan pada individu yang rentan. Reaksi alergi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh salah mengidentifikasi protein tersebut sebagai ancaman berbahaya. Reaksi alergi terhadap moluska dapat bervariasi dari gejala ringan seperti gatal-gatal atau ruam kulit hingga kondisi medis serius yang mengancam jiwa, yaitu anafilaksis. Berbeda dengan alergi makanan lainnya yang mungkin hilang seiring bertambahnya usia, alergi terhadap moluska cenderung bersifat permanen dan memerlukan kewaspadaan tinggi dalam membaca label pangan olahan.

Fungsi dalam Industri Pangan

Sumber protein hewani berkualitas tinggi, asam lemak omega-3, serta mineral esensial seperti seng dan zat besi dalam produk pangan.

Fakta Keamanan & Batasan Konsumsi

Fakta Ilmiah & Sisi Positif
  • Kaya akan protein lengkap dengan profil asam amino esensial yang baik untuk pertumbuhan.
  • Mengandung mikronutrien penting seperti vitamin B12, selenium, dan seng yang mendukung fungsi sistem imun.
  • Sumber asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan fungsi kognitif.
Hal yang Perlu Diwaspadai / Batasan
  • Dapat memicu reaksi alergi berat (anafilaksis) pada individu yang memiliki hipersensitivitas terhadap protein moluska.
  • Risiko kontaminasi silang pada fasilitas produksi pangan yang memproses berbagai jenis makanan laut.
  • Potensi akumulasi logam berat seperti merkuri atau kadmium jika berasal dari perairan yang tercemar.