Kamus Gizi & Panduan Bahan Pangan

Ensiklopedia terpercaya untuk memahami setiap istilah informasi nilai gizi, zat aditif pangan (BTP), dan alergen yang tercetak pada label kemasan di Indonesia.

BerandaKamus GiziEkstrak Paprika

Ekstrak Paprika

Status Keamanan
Bahan Baik / Esensial
Batas Asupan Harian (ADI)
Tidak ditetapkan batas spesifik (ADI 'not specified') oleh JECFA karena tingkat keamanannya yang tinggi.
Dasar Regulasi BPOM
Peraturan BPOM No. 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan
Definisi Ringkas
Pewarna makanan alami yang diekstrak dari buah paprika (Capsicum annuum) untuk memberikan warna oranye hingga merah cerah pada produk pangan.

Penjelasan Lengkap

Ekstrak paprika adalah zat warna alami yang diperoleh melalui proses ekstraksi pelarut dari buah paprika kering. Komponen utama yang memberikan warna adalah karotenoid, terutama kapsantin dan kapsorubin. Dalam industri pangan, ekstrak ini sangat populer karena stabilitas warnanya yang baik terhadap panas dan cahaya dibandingkan pewarna alami lainnya seperti antosianin. Secara biologis, ekstrak ini mengandung antioksidan alami yang berasal dari pigmen karotenoid tersebut. Proses produksinya diatur ketat untuk memastikan residu pelarut berada di bawah ambang batas keamanan pangan. Karena sifatnya yang berasal dari sumber nabati, ekstrak paprika dianggap sebagai alternatif yang jauh lebih aman dan disukai konsumen dibandingkan pewarna sintetis seperti Tartrazin atau Ponceau 4R.

Fungsi dalam Industri Pangan

Memberikan warna oranye, merah, atau kemerahan yang menarik pada produk olahan seperti mi instan, bumbu tabur, saus, makanan ringan, dan produk daging olahan.

Fakta Keamanan & Batasan Konsumsi

Fakta Ilmiah & Sisi Positif
  • Merupakan pewarna alami yang berasal dari tanaman, bukan sintetis kimia.
  • Mengandung senyawa karotenoid yang memiliki sifat antioksidan.
  • Memiliki profil keamanan yang sangat baik dan telah disetujui penggunaannya secara global.
  • Tidak menimbulkan efek samping hiperaktivitas pada anak-anak seperti yang sering dikaitkan dengan pewarna sintetis tertentu.
Hal yang Perlu Diwaspadai / Batasan
  • Konsumsi dalam jumlah sangat besar jarang terjadi karena penggunaan dalam produk pangan hanya dalam dosis kecil untuk pewarnaan.
  • Individu dengan alergi spesifik terhadap tanaman keluarga Solanaceae (seperti cabai atau tomat) mungkin perlu berhati-hati.
  • Tidak memiliki risiko toksisitas sistemik pada tingkat penggunaan normal dalam industri pangan.