Kamus Gizi & Panduan Bahan Pangan

Ensiklopedia terpercaya untuk memahami setiap istilah informasi nilai gizi, zat aditif pangan (BTP), dan alergen yang tercetak pada label kemasan di Indonesia.

BerandaKamus GiziDHA (Asam Dokosaheksaenoat)

DHA (Asam Dokosaheksaenoat)

Status Keamanan
Bahan Baik / Esensial
Batas Asupan Harian (ADI)
Tidak ada batas atas (UL) yang ditetapkan secara ketat, namun asupan gabungan EPA dan DHA hingga 3.000 mg per hari umumnya dianggap aman oleh otoritas kesehatan.
Dasar Regulasi BPOM
Peraturan BPOM No. 26 Tahun 2021 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan dan Peraturan BPOM No. 1 Tahun 2022 tentang Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Pangan Olahan.
Definisi Ringkas
Asam lemak omega-3 rantai panjang yang merupakan komponen struktural utama otak, retina mata, dan korteks serebral manusia.

Penjelasan Lengkap

DHA adalah asam lemak tak jenuh ganda yang termasuk dalam kelompok omega-3. Secara biologis, DHA berperan krusial dalam menjaga integritas membran sel dan mendukung transmisi sinyal saraf yang efisien. Tubuh manusia memiliki kemampuan terbatas untuk mensintesis DHA dari asam alfa-linolenat (ALA), sehingga asupan dari sumber eksternal seperti ikan berlemak, minyak alga, atau produk pangan yang difortifikasi sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis. Dalam industri pangan, DHA sering ditambahkan ke dalam susu formula bayi, produk susu olahan, dan suplemen kesehatan karena perannya yang vital dalam perkembangan kognitif dan kesehatan kardiovaskular. DHA bekerja dengan cara menurunkan kadar trigliserida dalam darah dan memiliki sifat anti-inflamasi yang mendukung kesehatan sistem imun.

Fungsi dalam Industri Pangan

Sebagai zat gizi esensial yang ditambahkan untuk meningkatkan nilai fungsional produk pangan, terutama untuk mendukung kesehatan otak dan mata.

Fakta Keamanan & Batasan Konsumsi

Fakta Ilmiah & Sisi Positif
  • Mendukung perkembangan fungsi kognitif dan kecerdasan pada anak-anak.
  • Membantu menjaga kesehatan fungsi retina mata dan ketajaman penglihatan.
  • Berperan dalam menjaga kesehatan jantung dengan membantu menurunkan kadar trigliserida darah.
  • Memiliki sifat anti-inflamasi yang mendukung kesehatan sistem saraf secara keseluruhan.
Hal yang Perlu Diwaspadai / Batasan
  • Konsumsi berlebihan melalui suplemen dosis tinggi dapat meningkatkan risiko pendarahan pada individu yang mengonsumsi obat pengencer darah.
  • Dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan seperti mual atau diare jika dikonsumsi dalam dosis sangat tinggi.
  • Produk yang mengandung DHA dari sumber hewani harus diperhatikan bagi individu dengan alergi ikan atau makanan laut.
  • Oksidasi DHA dalam produk pangan yang tidak disimpan dengan benar dapat menghasilkan bau dan rasa tengik.