Kamus Gizi & Panduan Bahan Pangan

Ensiklopedia terpercaya untuk memahami setiap istilah informasi nilai gizi, zat aditif pangan (BTP), dan alergen yang tercetak pada label kemasan di Indonesia.

BerandaKamus GiziAsam Laktat

Asam Laktat

Status Keamanan
Bahan Baik / Esensial
Batas Asupan Harian (ADI)
ADI (Acceptable Daily Intake) tidak dinyatakan secara spesifik (not specified) oleh JECFA, yang berarti dianggap aman dikonsumsi dalam jumlah yang wajar sesuai kebutuhan teknologi pangan.
Dasar Regulasi BPOM
Peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan
Definisi Ringkas
Asam organik alami yang berfungsi sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan agen penyedap dalam berbagai produk pangan.

Penjelasan Lengkap

Asam laktat adalah senyawa organik yang diproduksi secara alami melalui proses fermentasi bakteri asam laktat pada karbohidrat, seperti glukosa atau laktosa. Dalam industri pangan, asam laktat diproduksi melalui fermentasi skala besar menggunakan substrat pati atau gula. Senyawa ini memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas mikrobiologis produk pangan dengan cara menurunkan pH, sehingga menghambat pertumbuhan bakteri patogen yang merugikan. Selain itu, asam laktat memberikan profil rasa asam yang lembut dan menyegarkan pada produk olahan. Secara biologis, tubuh manusia juga memproduksi asam laktat sebagai hasil sampingan metabolisme energi di otot saat beraktivitas fisik, sehingga senyawa ini sangat mudah dimetabolisme oleh tubuh. Penggunaannya dalam pangan dianggap aman dan telah melalui evaluasi keamanan yang ketat oleh otoritas kesehatan global.

Fungsi dalam Industri Pangan

Berfungsi sebagai pengatur keasaman (acidulant), pengawet alami, agen penyedap, dan bahan pembantu dalam proses fermentasi produk susu, minuman, serta produk daging olahan.

Fakta Keamanan & Batasan Konsumsi

Fakta Ilmiah & Sisi Positif
  • Merupakan senyawa yang secara alami diproduksi oleh tubuh manusia sehingga memiliki tingkat toleransi metabolisme yang sangat tinggi.
  • Efektif dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk dan patogen, sehingga meningkatkan keamanan pangan secara keseluruhan.
  • Memberikan karakteristik rasa asam yang lebih lembut dan alami dibandingkan dengan asam organik sintetis lainnya.
  • Diakui sebagai bahan yang aman (GRAS - Generally Recognized as Safe) oleh badan otoritas pangan internasional seperti JECFA dan FDA.
Hal yang Perlu Diwaspadai / Batasan
  • Konsumsi berlebihan dalam bentuk murni atau konsentrat tinggi dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan atau mulut.
  • Individu dengan kondisi intoleransi laktosa atau sensitivitas spesifik terhadap produk fermentasi harus memperhatikan label komposisi.
  • Tidak disarankan untuk diberikan kepada bayi di bawah usia 3 bulan karena sistem pencernaan mereka belum mampu memetabolisme asam laktat dengan efisien.