Kamus Gizi & Panduan Bahan Pangan

Ensiklopedia terpercaya untuk memahami setiap istilah informasi nilai gizi, zat aditif pangan (BTP), dan alergen yang tercetak pada label kemasan di Indonesia.

BerandaKamus GiziSusu Skim Bubuk (Susu Bebas Lemak)

Susu Skim Bubuk (Susu Bebas Lemak)

Status Keamanan
Bahan Baik / Esensial
Batas Asupan Harian (ADI)
Tidak ada batasan spesifik (ADI), namun disarankan mengikuti pedoman 'Isi Piringku' Kemenkes RI untuk asupan protein harian.
Dasar Regulasi BPOM
Peraturan BPOM No. 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan dan SNI 01-2970-2006 tentang Susu Bubuk.
Definisi Ringkas
Produk susu yang telah dihilangkan sebagian besar kandungan lemaknya melalui proses pemisahan mekanis, namun tetap mempertahankan protein, kalsium, dan vitamin esensial.

Penjelasan Lengkap

Susu skim bubuk diperoleh dengan cara mengeringkan susu segar yang telah dipisahkan lemak susunya. Proses ini menyisakan kandungan lemak kurang dari 1,5%, sehingga menjadikannya pilihan rendah kalori dibandingkan susu murni (whole milk). Meskipun lemaknya dihilangkan, susu skim tetap menjadi sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung asam amino esensial lengkap yang dibutuhkan tubuh untuk perbaikan jaringan dan pertumbuhan otot. Secara biologis, susu skim bubuk kaya akan kalsium, fosfor, dan vitamin B kompleks. Karena sifatnya yang rendah lemak, produk ini sering digunakan dalam diet untuk mengontrol asupan kalori atau bagi individu yang perlu membatasi asupan lemak jenuh. Dalam industri pangan, susu skim bubuk sering difortifikasi dengan vitamin A dan D untuk menggantikan vitamin yang hilang selama proses penghilangan lemak.

Fungsi dalam Industri Pangan

Digunakan sebagai bahan baku utama dalam produk susu rendah lemak, campuran minuman, produk roti, dan suplemen protein untuk meningkatkan profil nutrisi tanpa menambah kandungan lemak jenuh.

Fakta Keamanan & Batasan Konsumsi

Fakta Ilmiah & Sisi Positif
  • Sumber protein hewani berkualitas tinggi dengan profil asam amino lengkap.
  • Kandungan kalsium yang tinggi mendukung kesehatan tulang dan gigi.
  • Rendah kalori dan rendah lemak jenuh, cocok untuk manajemen berat badan.
  • Memiliki masa simpan yang lebih lama dibandingkan susu cair karena kadar air yang sangat rendah.
Hal yang Perlu Diwaspadai / Batasan
  • Tidak cocok bagi individu dengan alergi protein susu sapi atau intoleransi laktosa.
  • Kehilangan vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E, K) secara alami, sehingga memerlukan fortifikasi.
  • Konsumsi berlebih pada produk olahan yang mengandung susu skim bubuk sering kali disertai tambahan gula yang tinggi.
  • Kurang memberikan rasa kenyang yang tahan lama dibandingkan susu murni karena rendahnya kandungan lemak.