Kamus Gizi & Panduan Bahan Pangan

Ensiklopedia terpercaya untuk memahami setiap istilah informasi nilai gizi, zat aditif pangan (BTP), dan alergen yang tercetak pada label kemasan di Indonesia.

BerandaKamus GiziAlergen Kacang Pohon (Tree Nuts)

Alergen Kacang Pohon (Tree Nuts)

Status Keamanan
Perlu Dibatasi / Waspada
Batas Asupan Harian (ADI)
Tidak ada batas harian untuk populasi umum, namun penderita alergi harus menghindari konsumsi sama sekali (nol toleransi).
Dasar Regulasi BPOM
Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan (mewajibkan pencantuman informasi alergen pada label).
Definisi Ringkas
Kelompok kacang-kacangan yang berasal dari pohon dan merupakan salah satu pemicu reaksi alergi makanan paling umum serta berpotensi fatal.

Penjelasan Lengkap

Alergen kacang pohon mencakup berbagai jenis kacang seperti almond, mete, kenari, hazelnut, dan pistachio. Secara biologis, reaksi alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru mengidentifikasi protein spesifik dalam kacang tersebut sebagai ancaman berbahaya, sehingga memicu pelepasan histamin dan zat kimia lainnya ke dalam aliran darah. Reaksi ini dapat bervariasi dari gejala ringan seperti gatal-gatal hingga kondisi medis darurat yang mengancam jiwa yang disebut anafilaksis. Berbeda dengan alergi kacang tanah (legum), alergi kacang pohon cenderung bersifat seumur hidup dan memiliki tingkat reaktivitas silang yang tinggi antar jenis kacang pohon lainnya. Oleh karena itu, individu dengan alergi terhadap satu jenis kacang pohon sering disarankan untuk menghindari semua jenis kacang pohon lainnya sebagai tindakan pencegahan. Dalam industri pangan, keberadaan kacang pohon wajib dicantumkan pada label kemasan sesuai dengan regulasi pelabelan pangan olahan untuk melindungi konsumen yang rentan.

Fungsi dalam Industri Pangan

Digunakan sebagai sumber protein nabati, lemak sehat, tekstur, serta pemberi rasa khas pada produk roti, cokelat, camilan, dan produk olahan susu nabati.

Fakta Keamanan & Batasan Konsumsi

Fakta Ilmiah & Sisi Positif
  • Sumber lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung.
  • Kaya akan serat, vitamin E, dan mineral penting seperti magnesium.
  • Mendukung profil nutrisi produk pangan fungsional bagi populasi non-alergi.
Hal yang Perlu Diwaspadai / Batasan
  • Dapat memicu reaksi anafilaksis yang berpotensi fatal bagi individu yang sensitif.
  • Risiko kontaminasi silang pada fasilitas produksi yang menggunakan peralatan bersama.
  • Tidak ada ambang batas aman yang pasti bagi penderita alergi; penghindaran total adalah satu-satunya cara pencegahan.