Kamus Gizi & Panduan Bahan Pangan

Ensiklopedia terpercaya untuk memahami setiap istilah informasi nilai gizi, zat aditif pangan (BTP), dan alergen yang tercetak pada label kemasan di Indonesia.

BerandaKamus GiziKonsentrat Sari Buah Jeruk

Konsentrat Sari Buah Jeruk

Status Keamanan
Bahan Baik / Esensial
Batas Asupan Harian (ADI)
Tidak ada batasan ADI spesifik karena ini adalah bahan pangan, namun disarankan mengikuti pedoman 'Isi Piringku' Kemenkes terkait porsi buah harian.
Dasar Regulasi BPOM
Peraturan BPOM terkait Kategori Pangan (umumnya masuk dalam kategori minuman berbasis buah atau produk olahan buah).
Definisi Ringkas
Produk olahan buah jeruk yang telah dihilangkan sebagian besar kandungan airnya untuk mempermudah penyimpanan dan transportasi, namun tetap mempertahankan profil rasa serta nutrisi alami buah.

Penjelasan Lengkap

Konsentrat sari buah jeruk dibuat dengan cara menguapkan air dari sari buah jeruk segar melalui proses pemanasan vakum atau pembekuan. Proses ini bertujuan untuk mengurangi volume produk secara signifikan sehingga lebih efisien dalam distribusi dan penyimpanan, sekaligus memperpanjang masa simpan tanpa perlu penambahan bahan pengawet kimia yang berlebihan. Setelah sampai di fasilitas produksi, konsentrat ini biasanya direkonstitusi dengan menambahkan air kembali agar mencapai konsistensi sari buah asli. Secara biologis, konsentrat ini tetap mengandung vitamin C, kalium, dan antioksidan alami seperti flavonoid yang terdapat pada buah jeruk asli. Meskipun proses pengolahan dapat menyebabkan sedikit penurunan kadar vitamin yang sensitif terhadap panas, konsentrat sari buah jeruk tetap dianggap sebagai sumber nutrisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan perisa sintetis atau pemanis buatan dalam produk minuman kemasan.

Fungsi dalam Industri Pangan

Berfungsi sebagai bahan pemberi rasa alami (flavoring agent), pewarna alami, dan penyumbang nutrisi (vitamin C) pada produk minuman, selai, atau produk olahan buah lainnya.

Fakta Keamanan & Batasan Konsumsi

Fakta Ilmiah & Sisi Positif
  • Mengandung vitamin C dan antioksidan alami yang bermanfaat bagi sistem imun.
  • Memberikan rasa dan aroma jeruk yang autentik tanpa ketergantungan penuh pada perisa sintetis.
  • Memiliki masa simpan yang lebih stabil dibandingkan sari buah segar yang mudah teroksidasi.
Hal yang Perlu Diwaspadai / Batasan
  • Kandungan gula alami (fruktosa) tetap tinggi, sehingga konsumsi berlebih tetap berkontribusi pada asupan kalori harian.
  • Sifatnya yang asam dapat memicu ketidaknyamanan pada lambung bagi individu dengan sensitivitas asam lambung atau GERD.
  • Beberapa produk komersial mungkin menambahkan gula tambahan (sukrosa) ke dalam konsentrat, sehingga konsumen perlu memeriksa label informasi nilai gizi.